Pages

Rabu, 31 Oktober 2012

Setelah Menabung 3 Tahun, Pemulung Itu pun Berqurban 2 Kambing Terbesar

Maman (35) dan Yati (55), pasangan suami-istri
pemulung yang turut berqurban. (merdeka.com)
dakwatuna.com - Jum’at pagi (26/10) jamaah masjid Raya Al Ittihad, Tebet Barat, Jakarta Selatan, sudah berkumpul di masjid untuk melaksanakan shalat Idul Adha. Sebagaimana biasa, sebelum shalat Id dilaksanakan pengurus masjid mengumumkan hasil perolehan hewan qurban yang diterima panitia. Ada sekitar 27 sapi dan kambing yang diterima oleh panitia.
“Perlu kami umumkan, kambing yang terbesar justru diberikan oleh seorang yang pekerjaannya pemulung. Beliau biasa berkeliling di sekitar Tebet sini,” ujar panitia qurban melalui pengeras suara masjid.
“Setiap hari, beliau pula yang memberi makan kambing tersebut,” kata pembawa acara.
Hampir seluruh jamaah shalat terkesima mendengar pengumuman itu. Saat memimpin shalat, suara imam pun bergetar seperti menahan tangis. “Hebat. Subhanallah,” gumam jamaah.

Rabu, 24 Oktober 2012

Tak Sejahat Fir'aun

Khalifah Al-Makmun memang kurang disukai oleh rakyatnya. Banyak ulama dan orang-orang saleh yang memusuhinya. Pada suatu Jumat, Khalifah Al-Makmun mengunjungi Bashrah. Dia ikut shalat di masjid agung kota kelahiran Imam Hasan al-Bashri itu. Tiba-tiba, sang khatib dalam khutbahnya menyebut nama Al-Makmun dan membongkar kecurangan-kecurangannya secara kasar.

Pada Jumat yang lain, Khalifah Al-Makmun menjalankan shalat Jumat berjamaah di masjid yang berbeda. Kebetulan, khatibnya sama seperti pada waktu dia shalat di masjid agung Bashrah. Khatib itu pun mengulang kembali kritikan kerasnya kepada Khalifah Al-Makmun. “Semoga Allah SWT, melaknat khalifah yang berlaku sewenang-wenang itu,” kata khatib.

Selasa, 23 Oktober 2012

Orang Miskin Naik Haji

Ilustrasi (Republika.co.id)
Haji itu ibadah yang diwajibkan bagi yang mau, bukan yang mampu. Karena pada dasarnya kita semua mampu, jika kita mau.

Mari berandai-andai. Anggap saja kita adalah masyarakat golongan miskin berpenghasilan pas-pasan dengan gaji UMR. Dengan penghasilan 1 juta, mampukah kita mengumpulkan uang 30 juta? Mampukah kita menunaikan rukun Islam kelima ini? Dengan biaya hidup yang terus mencekik, mampukah kita mengatasi harga-harga yang terus naik?

Ismail: Islam Membuat Hatiku tak Lagi Hampa

Ismail: Islam Membuat Hatiku tak Lagi Hampa
Ismail

REPUBLIKA.CO.ID, Sejak kecil, Ismail begitu rajin beribadah. Ia sangat termotivasi untuk mendalami ajaran agamanya. "Keluargaku mungkin jarang ke geraja, tapi saya tidak pernah absen," kenang dia yang berasal dari Kanada. Begitu aktif, hingga ia tak berhenti untuk berbicara tentang agama. Setiap hari ia baca Alkitab, pergi ke gereja dan menyaksikan program televisi tentang ajaran Kristen.

Rutinitas itu ia lakukan secara berulang. Pada satu titik, ada satu hal dalam dirinya yang hilang. Ia tidak mengetahui apa yang hilang dalam dirinya. Hatinya hampa. Pikirnya, ada hal yang harus diisi. Kekosongan inilah yang selanjutnya membawa dirinya kepada Islam.

Senin, 15 Oktober 2012

Zhang Da, Kisah Seorang Anak Teladan dari Negeri China

Seorang anak di China pada 27 Januari 2006 mendapat penghargaan tinggi dari pemerintahnya karena dinyatakan telah melakukan “Perbuatan Luar Biasa”. Diantara 9 orang peraih penghargaan itu, ia merupakan satu-satunya anak kecil yang terpilih dari 1,4 milyar penduduk China.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjumt8p4OGzUSvkEboZoo13Aah9-EjVWdNd0S2tf2v20ZWW7LtPTi3XugV5iOYroCF5nGYlwomofOvHp5yR9q4aveLyBrE4enU7u2eEJYOUB9einOQCT4w3jrRvvskaeBRxl1r2WNE5rl0/s1600/chinese+boy.jpg

12 Tips for the Convert Muslim


1. Practice Islam as much as you can
“He who loves my Sunnah has loved me, and he who loves me will be with me in Paradise.”
-The Prophet Muhammad ﷺ (Tirmidhi)

Aku dan Islam (Kisah Muallaf Felix Siauw)

“Jika kamu masih mempunyai banyak pertanyaan, maka kamu belum dikatakan beriman, Iman adalah percaya apa adanya, tanpa reserve”.

Begitulah kira-kira suatu pernyataan yang akan selalu saya ingat didalam hidup saya. Waktu itu saya masih seorang penganut Kristen Katolik berusia 12 tahun yang banyak sekali pertanyaan didalam hidup saya. Diantara pertanyaan-pertanyaan itu, tiga pertanyaan yang paling besar adalah: Darimana asal kehidupan ini, Untuk apa adanya kehidupan ini, dan akan seperti apa akhir daripada kehidupan ini. Dari tiga pertanyaan tersebut muncullah pertanyaan-pertanyaan turunan, “Kenapa tuhan pencipta kehidupan ini ada 3, tuhan bapa, putra dan roh kudus? Darimana asal tuhan bapa?”, atau “Mengapa tuhan bisa disalib dan dibunuh lalu mati, lalu bangkit lagi?”. Jawaban-jawaban itu selalu akan mendapatkan jawaban yang mengambang dan tak memuaskan.